SIDANG KOMISI TEKNIS

Sidang Komisi Teknis (Komtek) dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung pada bulan Juni 2017.

Sidang Komtek di buka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung (Ir. Kusnardi, M.Agr. Ec).

Sidang Komtek dihadiri oleh  Ir. Sujadi (Ketua Komtek),  anggota Komtek Prof. Dr. Ir. Purnomo, MS; Ir. Tri Haryanto, MM; Drh. Hardjono Paridjo; Ir. Bambang Purwanto; Ir.Halimatuhssaykdiah, MM; Dr. Ir. Darwin Pangaribuan, M.Sc; Ir. Bihikmi Soefian, MM  dan Personil OKKP-D Provinsi.

Tujuan dari Sidang Komtek ini yaitu membahas Hasil Inspeksi 13 Pelaku Usaha Komoditas Salak Desa Wonoharjo Kec. Sumberrejo Kab. Tanggamus dan Petani Sayur Hidroponik di Perum BKP Blok S No 136 Kemiling Bandar Lampung.

Hasil keputusan sidang komisi teknis yaitu : meluluskan 13 pelaku usaha komoditas salak dan 1 petani sayur hidroponik. Rekomendasi kelulusan di diberikan berdasarkan hasil inspeksi dan hasil Uji Laboratorium. 

PENYEMPURNAAN DOKUMEN SISTEM MUTU MENGACU PADA SNI ISO/IEC 17065 : 2012

Pelaksanan Kegiatan Penyempurnaan Dokumen Sistem Mutu Mengacu Pada SNI ISO/IEC 17065 ini  dilaksanakan  pada bulan Mei 2017 di Ruang Rapat UPTD Sertifikasi Produk Pangan Segar. Output dari kegiatan ini yaitu terlaksananya kegiatan penyempurnaan Dokumen Sistem Mutu mengacu pada SNI ISO/IEC 17065:2012 sedangkan Outcome dari kegiatan ini adalah dengan adanya Dokumen Sistem Mutu yang mengacu pada SNI ISO/IEC 17065:2012 ini, maka OKKP-D Provinsi Lampung memiliki Dokumen Sistem Mutu (Doksistu) yang sesuai dengan perkembangan standar dan regulasi termutakhir dan memperkuat mekanisme pengawasan yang sistematis serta meningkatkan kredibilitas OKKP-D Provinsi Lampung sebagai lembaga penilai kesesuaian

OKKP-D Provinsi Lampung sampai dengan saat ini  mempunyai ruang lingkup yang telah diakomodir dalam Dokumen Sistem Mutu yaitu Sertifikasi Prima 3 dan 2; Sertifikasi Jaminan Mutu Biji Kakao (SJM-BK); Surat Keterangan Kesesuaian Mutu Biji Kakao (SKKM-BK); Rumah Kemas; Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan; dan Penerbitan Health Certificate (HC) untuk produk pala yang akan diekspor ke Uni Eropa. Seiring dengan berkembangnya sistem manajemen mutu, OKKP-D Provinsi Lampung juga dituntut untuk menerapkan sistem manajemen mutu yang terkini, dimana sistem manajemen ini sangat dinamis dalam perkembangannya, yaitu dengan penambahan ruang lingkup rekomendasi ekspor.

Dengan demikian untuk menyelaraskan perkembangan sistem manajemen tersebut OKKP-D Provinsi Lampung harus melakukan penyesuaian, agar kinerjanya mempunyai tingkat keberterimaan yang tinggi, maka perlu sekali dilaksanakan Penyusunan Dokumen Sistem Mutu Mengacu pada SNI ISO/IEC 17065 : 2012 sehingga mempunyai tingkat kompetensi yang tinggi dalam proses sertifikasi dan Registrasi Produk Hasil Pertanian.

Tujuan dari Penyempurnaan Doksistu ini yaitu:

  1. OKKP-D Provinsi Lampung memiliki Dokumen Sistem Mutu (Doksistu) yang sesuai dengan perkembangan standar dan regulasi termutakhir;
  2. Agar penambahan ruang lingkup dapat terakomodir dalam doksistu;
  3. Memperkuat mekanisme pengawasan yang sistematis serta meningkatkan kredibilitas OKKP-D Provinsi Lampung sebagai lembaga penilai kesesuaian.

Kelompok Tani Dharma Bakti dan Sinar Mandiri (Komoditas Jeruk dan Jambu Kristal) di Desa Sidoreno Kec. Way Panji Kab. Lampung Selatan

Gapoktan Jaya Bersama Desa Ibul Jaya Kec. Hulu Sungkai Kab. Lampung Utara (Komoditas Jeruk).

31. Mar, 2017

Bimtek Penerapan Mutu Dan Keamanan Pangan Hasil Pertanian Di Lokasi Sentra

UPTD Sertifikasi Produk Pangan Segar pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung pada tanggal 23 Maret 2017 dan Tanggal 30 Maret 2017 telah menyelenggarakan Bimtek Penerapan Mutu Dan Keamanan Pangan Hasil Pertanian Di Lokasi Sentra yaitu pada Kelompok Tani Dharma Bakti dan Sinar Mandiri (Komoditas Jeruk dan Jambu Kristal) di Desa Sidoreno Kec. Way Panji Kab. Lampung Selatan serta Gapoktan Jaya Bersama Desa Ibul Jaya Kec. Hulu Sungkai Kab. Lampung Utara (Komoditas Jeruk).

Tujuan dari Bimtek ini untuk mengevaluasi terhadap kesiapan pelaku usaha dalam pemenuhan persyaratan Sertifikasi/Registrasi dan mempercepat dan memperlancar proses Sertifikasi/Registrasi.

Sasaran dari kegiatan Bimtek ini adalah: Petani/Kelompok Tani/Pelaku Usaha terutama yang telah di dampingi oleh Dinas Teknis (Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura); dan Petugas Pembina, Penyuluh, Pengawas Mutu serta Stakeholders terkait.

Materi Bimtek Penerapan Mutu dan Keamanan Pangan Hasil Pertanian di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Utara yaitu :
a) Kebijakan Pelaksanaan Program/Kegiatan Sertifikasi dan Registrasi OKKP-D Provinsi Lampung Tahun 2017;
b) Indikator Penilaian Lapang Sertifikasi Prima 3;
c) Sertifikasi Mutu dan Keamanan Pangan Produk Hasil Pertanian;
d) Pengisian Blangko Penerapan Sistem Jaminan Mutu.

Tindak Lanjut dari Bimtek ini :
a) Perlu dilakukan pembinaan dari Dinas Teknis (Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura) terkait pembuatan SOP Jeruk dan pencatatan usaha budidaya jeruk serta penerapan GAP.
b) Perlu dibentuk kelompok usaha bersama untuk komoditas buah jeruk sehingga diharapkan mereka dapat meningkatkan hasil produksi, mutu, dan pemasaran
c) Direncanakan proses sertifikasi Prima 3 untuk komoditas Jeruk di Desa Sidoreno Kec. Way Panji Kab. Lampung Selatan akan dilakukan pada tahun 2018.
d) Direncanakan akan dilakukan proses sertifikasi Prima 3 bagi ± 15 Orang Petani Jeruk di Desa Ibul Jaya Kec. Hulu Sungkai Kab. Lampung Utara pada bulan Mei-Juni 2017.

Anggota Komisi Teknis Sedang membahas Hasil Inspeksi Jeruk Chokun dan Sayur Hidroponik untuk diterbitkan Sertifikat Prima 3 (Bebas Pestisida dan Aman untuk dikonsumsi)

Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Lampung Ir, Kusnardi, M.Agr.Ec bersama Kepala UPT BSM & KPHP Ir. Sekmawarni, MM sedang membuka acara Sidang Komisi Teknis

Petani Sayur I Ketut Kamajaya

Penyusunan Doksistu 17065:2012

Selasa 26 juli 2016

11. Jul, 2016

Inspeksi Kebun Sayur Hidroponik

Pada tanggal 11 Juli 2016 Tim Audit (Kepala UPT Ir, Sukmawarni, Inspketor Ir, Bani Ispriyanto, PPC Ida Bagus Putu Alit dan Kasi Pelayanan Teknis Agus Sumawati, SP, MP menginspeksi petani sayur Hidroponik di Perum BKP Blok S No 136 Kemiling Bandar Lampung (I Ketut Kamajaya). Hasil dari infeksi sayur ini akan diterbitkan sertifikasi Prima 3 (aman untuk dikonsumsi) yang sebelumnya diuji laboratorium dan disidangkan dalam rapat komisi teknis.

18. Jul, 2016

Penyusunan Dokumen Sistem Mutu (Doksistu)

Dalam rangka Pemutakhiran Dokumen Sistem Mutu serta Penambahan Ruang Lingkup Health Certificate Pala yang akan diekspor ke Uni Eropa pada UPT Balai Sertifikasi Mutu dan Keamanan Pangan Produk Hasil Pertanian sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKP-D) mengadakan kegiatan Pemutakhiran Doksistu yang dilaksanakan pada tanggal 18,19 dan 20 Juli 2016 di ruang rapat Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung yang diikuti oleh seluruh Personil OKKPD Provinsi Lampung. Tujuan dari kegiatan ini adalah: a).OKKP-D Provinsi Lampung memiliki Dokumen Sistem Mutu (Doksistu) yang sesuai dengan perkembangan standar dan regulasi Permutakhir; b) Agar penambahan ruang lingkup dapat terakomodir dalam doksistu;
c).Memperkuat mekanisme pengawasan yang sistematis serta meningkatkan
kredibilitas OKKP-D Provinsi Lampung sebagai lembaga penilai kesesuaian.

26. Jul, 2016

Bimtek Keamanan Pangan Segar (GAP,GMP)

UPT Balai Sertifikasi Mutu dan Keamanan Pangan hari ini mengadakan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Segar Tahun 2016 di ruang Pertemuan Arinas Hotel Bandar Lampung. Bimtek ini bertujuan mengevaluasi kesiapan pelaku usaha dalam pemenuhan persyaratan sertifikasi/registrasi, mempercepat dan memperlancar proses sertifikasi/registrasi. Sedangkan sasaran kegiatan ini adalah petani/kelompok tani/pelaku usaha dan petugas pembina, penyuluh, pengawas mutu serta stakeholder terkait. Bimtek keamanan pangan segar dilakukan selama 2 hari, dimulai hari ini dan akan berakhir besok rabu 27 juli 2016. Sampai berita ini diturunkan, telah dihadiri oleh seluruh peserta Bimtek.

22. Sep, 2016

Rapat Komisi Teknis (Komtek)

Menindaklanjuti Hasil Inspeksi dan Uji Laboratorium terhadap permohonan sertifikat Prima 3 Komoditas Jeruk Chokum di Desa Mulyosari dan Desa Bangun Sari Kec.Tanjung Sari Kab. Lampung Selatan telah dilaksanakan Sidang Komisis Teknis untuk membahas dan merekomendasikan penerbitan sertifikat Prima 3.

Dari Hasil Rapat Komisi Teknis dapat disimpulkan :
1. Komoditas Jeruk Chokun di 14 pelaku usaha (Desa Mulyosari Kec. Tanjung
Sari Kab. Lampung Selatan dan 4 Pelaku Usaha (Desa Bangun Sari
Kec.Tanjung Sari Kab. Lampung Selatan) dinyatakan LULUS.
2. Penerbitan Sertifikat Prima 3 untuk 18 Pelaku Usaha tersebut di atas

10. Okt, 2016

HARI PAGAN SEDUNIA XXXVI TAHUN 2016

Peringatan hari Pangan Sedunia Ke-36 Tahun 2016 di Provinsi Lampung, Senin (10/10/2016 diwarnai dengan lomba cipta menu dan bazar pangan lokal di depan kantor gubernur Lampung.

Tema Hari Pangan Sedunia Tahun 2016 ini adalah " Membangun Kedaulatan Pangan Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal "

Adapun Lomba yang digelar yakni Lomba Cipta Menu yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) yang akan diikuti oleh Anggota PKK se-Provinsi Lampung, Lomba Kudapan Kreasi yang diikuti oleh Peserta Umum dan Seluruh Satker di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung serta Lomba Bazar yang diikuti oleh peserta umum, Badan Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota serta Seluruh Satker di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Menu yang dilombakan adalah yang menggunakan bahan dasar singkong dan diharapkan berbagai kreasi menu yang dihasilkan dalam lomba ini dapat menjadi menu andalan dan salah satu daya tarik kuliner Lampung.

Bimtek Keamanan Pangan Segar (GAP,GMP)

29. Jul, 2016

Persiapan Penerbitan HC Pengusaha Pala PT. Neca Boga Perisa yang akan diekspor ke Uni Eropa.

29. Jul, 2016

Surveilen Ke Petani Jeruk

Surveilen yaitu melihat konsistensi petani Jeruk (Pak Widodo) dalam menerapkan Teknis Budidaya Yang Baik/ Good Agliculture Practices di Desa Gedung Pasir Kec. Sekampung Udik Kabupaten Lampun Timur.

18. Agus, 2016

Inspeksi Pala

Buah dan biji pala telah menjadi komoditi perdagangan yang sangat penting. Sebagai tanaman rempah-rempah, tanaman pala merupakan tanaman yang banyak manfaatnya, selain dapat menghasilkan minyak etheris dan lemak khusus yang berasal dari biji dan fuli, daging buah pala juga dapat digunakan sebagai manisan atau asinan. Saat ini kebutuhan pala dunia terus meningkat dan sebagin besar dipenuhi oleh pala asal Indonesia.

Sebagian besar produk pala Indonesia dieskpor ke Uni Eropa. Dalam perkembangan perdagangannya, pala Indonsia mengalami hambatan terkait dengan kandungan aflatoxin yang melebihi ambang batas persyaratan Uni Eropa. Akibat hal tersebut, banyak pala Indonesia yang ditolak dan dikembalikan ke Indonesia. Kasus penolakan tersebut sampai saat ini masih sering terjadi yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara penghasil pala yang mendapat pengawasan aflatoxin dari Uni Eropa. Oleh karena itu, Uni Eropa menuntut Indonesia melakukan pengawasan kandungan aflatoxin apabila akan dieskpor ke Uni Eropa. Melalui regulasi EU Nomor 24/2016 Uni Eropa mewajibkan pala asal Indonesia yang diekspor ke Uni Eropa memiliki Health Certificate (HC) yang diterbitkan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) di Indonesia.

sebagai bukti telah dilakukannya pengawasan aflatoxin. Saat ini kewajiban memiliki HC tersebut hanya untuk pala dengan No. HS 0908 11 00 dan 0908
12 00, sedangkan diluar nomor HS tersebut, tidak diwajibkan memiliki HC.

HS 0908 11 00 : pala yang tidak dihancurkan atau tidak ditumbuk
HS 0908 12 00 : pala yang dihancurkan atau ditumbuk

Tim OKKPD Provinsi Lampung bersama pendamping pusat (OKKPP) pada tanggal 18 Agustus melakukan pengambilan Sampel Buah Pala ke PT. Neka Boga Perisa di Jl. Jl. Ir. Sutami Km 9, Tanjung Bintang Lampun Selatan, Lampung, dimana buah pala tersebut rencananya akan di ekspor ke UE (Rotterdam Belanda ,Netherland). Namun buah pala yang diambil sampelnya sebelumnya dilakukan uji Aflatoxin B1 dan Aflatoxin total di Balai Pengujian Mutu Barang (BPMB) Jl. Raya Bogor Km 26 Ciracas Jakarta Timur.

Tim Audit Komoditas Pala

Petani Jeruk

  • Rapat Komtek

  • Rapat Komtek

  • Rapat Komptek